Waspadai tindakan kekerasan oknum driver ojek online

Ojek online di Indonesia, khususnya di Jakarta sudah menjamur. Mau tak mau ojek lokal pun ikut – ikutan daftar jadi ojek online karena melihat potensi penghasilan yang jauh lebih besar.  Untuk konsumen, ojek online juga sangat membantu. Harga yang di tawarkan sering kali jauh lebih murah daripada ojek lokal pada umumnya.  Contoh saja, ojek lokal dari Cipinang ke Cilandak KKO minta IDR. 50.000,- sedangkan ojek online hanya IDR 38.000,-. Lumayan khan perbedaannya. Tapi sayang kemudahan yang ditawarkan kepada konsumen tercoreng karena ada oknum – oknum yang ikut menjadi driver pada ojek online melakukan hal – hal yang kurang berkenan terhadap konsumen, seperti pengancaman / pemerasan. Pengancaman demi pengancaman tak asing kita dengar dari driver ojek online. Yang mengherankan, hal ini tak kunjung mereda. Padahal sudah sering kali kita dengar ini terjadi dan pasti berujung dengan pemutusan hubungan kerja (PHK). Belum lagi jadi masalah di kepolisian. Baru – baru ini, teman kami Nadya juga mendapatkan perlakuan yang sama. Dia memesan Grab Bike, dan membatalkannya karena sudah mendapatkan ojek online lainnya. Namun pengemudi Grab yang bernama Triwahyuno menjadi kesal, memaki  melalui  telepon dan whatsapp. Kita harus waspadai tindakan kekerasan oknum driver ojek online, seperti yang disebutkan sebelumnya.
 photo jas hujan banner_zpsue2yjd1b.gif
 
 photo apparel motor banner_zpselctpu5q.gif
Sebagai konsumen tentunya Nadya merasa kesal dan terancam akibat dari telepon dan whatsapp yang ditujukan kepadanya. Hal ini bukan rahasia lagi, bahkan sudah menjadi  viral di media sosial. Dengan adanya kejadian ini pihak Grab Bike memutuskan hubungan kerja (PHK) dengan Triwahyuno selaku driver Grab Bike, dan mendukung sepenuhnya kepada Nadya jika hal tersebut ingin dilaporkan ke pihak kepolisian.   Nah friends, kemudahan bukan berarti kita lengah yach. Tapi kita juga harus tetap waspadai tindakan kekerasan oknum driver ojek online baik secara verbal maupun fisik.

waspadai tindakan kekerasan oknum driver ojek online

waspadai tindakan kekerasan oknum driver ojek online

waspadai tindakan kekerasan oknum driver ojek online

Sumber : http://megapolitan.kompas.com/read/2017/03/07/21035271/grab.putus.kemitraan.pengemudi.yang.ancam.penumpang.dengan.nada.sara

 

 

Baca juga : Operasi  Simpatik Besar – Besaran Mulai 1 Maret 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Live chat
Line chat
Telegram chat
Whatsapp chat